Penelitian di Mata Mahasiswa: Ketakutan Tugas Skripsi Semester Akhir Bisa Tertangani dengan Konsep Dasar Ini!!!

  


    Sudah menjadi kebiasaan di dunia pendidikan semenjak adanya unifikasi strata pendidikan khususnya diranah Mahasiswa yang nantinya akan menyandang gelar sarjana. Untuk mendapatkan gelar sarjana itu sendiri setiap institusi memiliki standar tugas akhir yang berbeda ada yang Skripsi bahkan ada yang kelulusan dapat diraih dengan Publikasi Jurnal yang linier dengan  peminatan yang diambil oleh mahasiswa tersbut.

    Fenomena yang berkaitan dengan mahasiswa akhir tuh banyak yang unik, bisa disebutin nih gejala awalnya:

1.      Judulnya apa ya yang bagus??? (padahal belum buat kerangka hipotesa)

2.      Ditolak Mulu Perasaan ini proposal skripsi!! (Kira-Kira Kenapa ditolak??)

3.      GAP apaan?

4.      Revisi Muluuuuuuu

5.      Apalagi Ini Tuhannn, kenapa sih harus ada Novelty?

    Keluh kesah mahasiswa sekarang malah kompleks bahkan bisa dikatan masalah fundamental, nah dari gejala inilah muncul namanya ”Molor Skripsi, Nambah Semester Rugi” karena yang seharusnya dasar atau fundamental sudah paham ini masih kosong atau masih abu-abu yang berujung munculnya Celah ”JOKI SKRIPSI”.

APASIH PENELITIAN ITU???

    Nah, perlu kita ketahui penelitian itu berasal dari kata Research atau Riset bisa kita artikan dengan Mencari Kembali, dalam hal ini hal pertama kali adalah kita melihat sebuah kebenaran atau realitas. Contoh dapat kita perumpamakan Benda Pensil kira-kira pensil ini muncul karena apa, bukankah cukup dengan tinta dan kuas? Yapssss ketemulah kita dengan Realitas (Kenyataan) dan Idealitas (Seharusnya).


    Adanya jarak antara idealitas dan realitas munculah GAP atau Permasalahan dari sebuah kebutuhan yang bisa dilakukan menyeluruh akan tetapi beda dengan fakta realitas. Ketika sudah muncul GAP maka bisa diukur dengan ilmiahnya sebuah penelitian atau lazim dengan 4 ukuran yaitu:

  1. merupakan pengetahuan
  2. tersusun secara sistematis
  3. Logis atau masuk akal
  4. kebenaran

    Adapun Penelitian yang bersifat Absolute dan Relatif apa bedanya??, kalau penelitian dengan kebenaran Absolute merupakan sebuah objek yang memang bersifat tidak dapat dibantah atau kebenaran yang berkaitan dengan sebuah otoritas yang menjadi selimut. Sedangkan, Kebenaran relatif adalah kebenaran yang dicari kebaruannya seperti penelitian tentang keadaan sosial yang mengikuti zaman atau secara sederhana kebenaran relatif adalah kebenaran yang tergantung pada objek dan subjek itu sendiri berada dengan sudut pandang berbeda. 

Kita contohkan mengenai kebenaran relatif , Orang A mengendarai motor dengan kecepatan 120Km/Jam menurut Orang C yang sedang nongkrong diwarung dianggap ugal-ugalan, tapi menurut orang B yang melihat dari dalam kereta Orang A mengendarai Motor dengan Lambat. Dari sini kita simpulkan ada GAP antara kecepatan yang dilihat orang C tidak sama dengan Orang B, maka disini muncullah Variabel seperti Faktor penyebab dan kerangka dasar Masalah.

    Perlu Teman-teman ketahui pengetahuan merupakan kebenaran yang ada di masyarakat maka disebut dengan pengetahuan akan tetapi jika sudah diteliti akan naik menjadi ilmu pengetahuan dengan memunculkan Novelty atau kebaruan. Tentunya, dalam mengejar gelar sarjana, proses penelitian dan penyusunan tugas akhir menjadi momen krusial yang penuh tantangan bagi mahasiswa. 

       Dari gejala awal seperti kebingungan dalam menentukan judul yang tepat hingga seringnya revisi yang harus dilakukan, proses ini sering kali memunculkan keluhan dan ketegangan. Salah satu hal yang sering ditanyakan adalah apa sebenarnya yang dimaksud dengan GAP dalam penelitian? GAP sendiri merujuk pada kesenjangan antara idealitas dan realitas yang ditemui dalam sebuah penelitian, yang kemudian harus diisi dengan temuan yang ilmiah, tersusun sistematis, logis, dan tentunya memenuhi kriteria kebenaran.









Comments

Popular posts from this blog

APA SIH PERBEDAAN ANTARA METODE DAN METODOLOGI DALAM PENELITIAN? YUK DISIMAK SKRIPSIER

Mahasiswa Tingkat Akhir Wajib Memahami: Perbedaan dan Persamaan antara Kajian Teori dan Kerangka Teori

Mau Skripsimu Berkualitas? Yuk Pahami 5 Hal Penting dalam Menulis Proposal!