APA SIH PERBEDAAN ANTARA METODE DAN METODOLOGI DALAM PENELITIAN? YUK DISIMAK SKRIPSIER
Bagi mahasiswa semester tua (semester akhir), dua kata ini pasti sering muncul di kepala: metode dan metodologi. Dua istilah ini muncul hampir di semua proposal penelitian, skripsi, bahkan saat seminar hasil. Tapi, tahukah kamu kalau keduanya itu beda? Bukan cuma beda huruf, tapi juga beda fungsi, beda waktu digunakan, dan beda peran dalam keseluruhan proses riset.
Yuk kita bahas dengan santai tapi tetap ilmiah, biar kamu nggak bingung (apalagi pas ditanya dosen penguji)!
Kalau penelitian adalah perjalanan, maka metodologi adalah peta dan strategi perjalanan itu. Ia adalah bagian dari ilmu atau teori tentang bagaimana penelitian seharusnya dilakukan. Maka tak heran kalau metodologi biasanya muncul dalam tahap awal terutama dalam proposal skripsi.
Metodologi menjelaskan:
-
Paradigma berpikir peneliti (apakah positivistik, interpretatif, atau kritis)
-
Jenis dan pendekatan penelitian (apakah kualitatif, kuantitatif, normatif, empiris, dsb.)
-
Kerangka logis kenapa memilih metode tertentu
-
Landasan ilmiah dari strategi yang diambil
Jadi, saat kamu menyusun proposal penelitian, bagian metodologi inilah yang jadi fondasi. Ia menjawab: "Kenapa kamu memilih pendekatan ini?", bukan sekadar "Apa yang kamu lakukan?"
Penelitian Berdasarkan Jenis Metodenya
Nah, setelah perencanaan matang lewat metodologi, barulah kamu terjun ke lapangan atau laboratorium. Di sinilah metode penelitian mulai bekerja.
Metode adalah alat atau teknik praktis yang kamu gunakan untuk mengumpulkan dan menganalisis data. Maka, metode biasanya muncul dalam laporan hasil penelitian, terutama pada bab hasil dan pembahasan.
Contoh metode:
-
Wawancara mendalam dengan responden
-
Observasi lapangan
-
Studi pustaka
-
Analisis dokumen hukum
-
Uji statistik regresi
-
Coding naratif untuk data kualitatif
๐ Metode adalah proses objektif yang dilakukan untuk memperoleh data yang valid dan dapat diuji, agar bisa digunakan untuk memecahkan masalah dalam bidang tertentu
Dalam praktiknya, metode penelitian dibedakan berdasarkan cara pengambilan dan analisis datanya. Beberapa jenis metode umum antara lain:
1. ๐ Penelitian Survei
Metode ini dilakukan pada populasi besar maupun kecil, tetapi data yang dikaji hanya diambil dari sampel. Tujuannya untuk menemukan distribusi dan hubungan antar variabel.
Contoh:
-
Survei tentang kecenderungan pemilih pada Pemilu Presiden.
-
Survei kualitas sumber daya manusia Indonesia.
2. ⏳ Penelitian Ex Post Facto
Penelitian ini meneliti peristiwa masa lalu untuk mencari faktor penyebabnya. Peneliti tidak mengintervensi, hanya menganalisis data historis.
Contoh:
-
Meneliti penyebab demonstrasi penolakan RUU Cipta Kerja.
-
Analisis konflik agraria yang terjadi satu dekade terakhir.
3. ๐งช Penelitian Eksperimen
Jenis ini digunakan untuk menguji pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen dalam kondisi yang terkontrol.
Contoh: Pengaruh gaya kepemimpinan terhadap stres kerja dan Efektivitas vaksin terhadap kekebalan tubuh.
Memahami perbedaan ini bukan hanya soal istilah, tapi juga tentang bagaimana kamu menyusun dan mempertanggungjawabkan penelitian secara ilmiah. Di awal kamu butuh metodologi untuk menyusun logika penelitian. Setelah itu, kamu terapkan metode di lapangan untuk mendapatkan data dan menjawab pertanyaan risetmu.

Comments
Post a Comment