Memahami Proses Pencetusan Skripsi; Butuh Minat Kuat atau Butuh GAP Penelitian?

 



           Mana yang lebih dulu, GAP atau Judul Skripsi?

Permasalahan mahasiswa di semester akhir anjap kali bermasalah pada proses pencetusan dan penyusuan skripsi. Seringkali mahassiswa berpikir terlebih dahulu mengenai judul skripsi tanpa dilandasi data dan fakta yang kuat sehingga ketika mulai menysusun kerangka skripsi akan mengalami kebingungan karena terlanjur berpatok pada judul skripsi yang dinilai unik dan keren, bahanya lagi kalau penelitiannya ternyata perlu data ilmiah dan data lapangan maka akan menimbukan kebingungan yang double kill.

Skripsi butuh persiapan yang matang tidak cukup 1 hari atau 1 minggu bahkan mebutuhkan maksimal 3 bulan menyesuaikan topik yang diambil. Wawasan literatur yang cukup diibaratkan menabung dari semester awal perkuliahan merupakan voucher kemudahan dalam menyelesaikan skripsi di smester akhir. Jangan menyepelekan membaca dan meresume, sebagai seorang mahasiswa sudah selayaknya menyisahkan waktu luang untuk ruang beristirahat dengan untung. Untung yang dimaksud disini ketika memiliki waktu luang sembari merehatkan jiwa sesingkat-singkatnya mempunyai 10-30 Menit waktu untuk berjejaring wawasan di Google Scholar, Mendeley atau situs karya jurnal atau google play book atau sekedar membaca buku yang berkaitan dengan pilihan peminatan ketika kuliah, sehingga dengan membaca data yang berkaitan dan meresume bisa dijadikan bahan rujukan ketika ingin membuat karya.

“Data Berkaitan itu Penting, tapi tidak semua data itu penting”

Mengerjakan skripsi berangkat dari adanya masalah (GAP) bukan keinginan karena walaupun ingin tapi tidak ada GAP untuk apa?, serangkaian alur ini meliputi 3 langkah yaitu Ide (Mindset), Proses Kreatif, dan Penyusunan Skripsi. Proses melihat GAP merupakan langkah dari sebagaian proses kreatif , setelah menemukan GAP maka hal selanjtnya adalah mencari kata kunci dan data berakitan. Proses penulisan skripsi membutuhkan ketelitian dan kebaruan sebuah kebaruan peneliti muncul dari IdexGAP  yang konsep secara baik.

“Skripsi yang baik bukan yang sempurna dan cepat, akan tetapi skripsi yang baik adalah selesai dan Tepat”

Comments

Popular posts from this blog

APA SIH PERBEDAAN ANTARA METODE DAN METODOLOGI DALAM PENELITIAN? YUK DISIMAK SKRIPSIER

Mahasiswa Tingkat Akhir Wajib Memahami: Perbedaan dan Persamaan antara Kajian Teori dan Kerangka Teori

Mau Skripsimu Berkualitas? Yuk Pahami 5 Hal Penting dalam Menulis Proposal!